Mencoba mengerti
07 Sep 2010 Leave a Comment
in Nyantai
Seseorang yang telah mengenal kehidupan, terkadang tergesa-gesa menginginkan bibit-bibit muda ini segera mengenal kehidupan seperti yang sudah dikenalnya..
Akibatnya, dia seperti memaksakan pandangannya, dengan cara-cara yang menurutnya benar (walaupun bisa jadi salah), kepada bibit-bibit muda itu dalam keadaan dia seperti lupa, atau seolah-olah lupa, bahwa dia berbicara dengan pengalamannya, padahal bibit-bibit muda itu tidak mengalaminya, dalam keadaan kita semua tau bahwa pengalaman adalah salah satu guru terbaik..
Kemudian, ini diperparah dengan gaya bicaranya yang sangat menggurui. Dalam keadaan, bibit-bibit muda itu adalah jiwa-jiwa labil yang degan ego nya yang tinggi sungguh sangat tidak suka dengan gaya bicara itu..
Seandainya dia tidak terburu-buru, seandainya jiwa-jiwa muda juga lebih menekan ego nya, dan seandainnya setiap kita berteman setia dengan si hikmah..
Wallohu musta’an..
Wallohu a’lam..