Sebuah kisah yang sudah terjadi
07 Sep 2010 Leave a Comment
in Serius
Jika engkau ingin mendengar
Aku duduk di ujung kaki jenazahnya yang terbungkus kafan dan tikar
Kami menyebutnya pendekar
Tubuhnya kekar, “Bang!!!” suaranya lantang menggelegar
Cobalah engkau tengok ke Al Furqon, ke kamarnya
Engkau akan melihat berbagai senjata
Deretan tongkat kayu, pedang kayu, dan pedang baja
Juga beberapa double stick dan suriken yang bahkan aku tak tau cara menggunakannya
Jiwanya adalah bela diri
Aku tak tau sudah berapa orang yang dia tantang adu fisik dan nyali
Sedangkan cita-cita terbesarnya adalah mengembara di bumi ini
Kata dia hal itu untuk menguji ketangguhan dan mental diri
Namun, takdir lain telah tertulis atasnya
Diawali dengan kecelakaan motor di jalan raya
Membawanya mengembara 16 hari di dunia koma
Dan akhirnya dia kembali ke sisi Robbnya
. . . .
Jadikan ini pelajaran!
Jadikan ini pelajaran!!
Jadikan ini pelajaran!!!
Lihatlah ini wahai yang masih bisa menggunakan mata!
Dengarlah ini wahai yang masih bisa menggunakan telinga!!
Ajalmu, ajalmu, ajalmu dekat namun engkau lalai darinya?!
Dosamu banyak dan engkau tetap menambahnya??!!
Lihatlah, bagaimana ajal datang tiba-tiba
Maka bersiaplah wahai yang masih memiliki nyawa
Sesungguhnya ajalmu pasti datang cepat ataupun lama
Dan bila ajal datang, apa yang kau punya???
Ya Robb, terimalah dia yang telah mendahuli kami
Aku bersaksi bahwa aku melihatnya sebagai hambamu yang berbakti
Maka berilah dia tempat yang baik sebagai tempat kembali
Dan berilah kami pelajaran dari kejadian ini
Selamat jalan, Awan…
Bekasi
Dini hari sekitar jam 2 pagi
Malam pertama Romadhon tahun ini
11 Agustus 2010