Putih yang tersisa
18 Sep 2010 Leave a Comment
in Serius
Sampai saat ini masih banyak aktivis Islam yang salah paham dengan istilah Salafy. Mereka menganggap bahwa Salafy adalah salah satu pergerakan, salah satu jama’ah, salah satu hizb, salah satu organisasi, seperti halnya kelompok-kelompok yang ada.
Dengan persangkaan ini mereka menganggap Salafy setara dengan harokah-harokah yang ada, yang membuat mereka menilai bahwa memilih Salafy atau yang lain sama saja, karena sama-sama harokah, sama-sama hizb, sama-sama punya kelebihan dan kekurangan, dan lainnya.
Sungguh ini persangkaan yang tidak benar, karena Salafy bukanlah kelompok-kelompok seperti halnya harokah-harokah yang ada. Salafy adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang berusaha mengamalkan Islam yang murni, yang sesuai Al Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman para Sahabat. Dengan kata lain, manhaj salaf adalah Islam itu sendiri.
Mungkin perumpamaan ini tepat untuk menggambarkan keadaan Salafy dibandingkan dengan harokah-harokah yang ada sekarang. Aku dapatkan kalimat ini dari milis assunnah, silahkan direnungkan, semoga bermanfaat, wallohu a’lam.
“Seandainya ada selembar kain putih, lalu sebagian umat membelah dan mewarnai dengan warna kesukaan mereka, sebagian lagi membelah dan mencorakinya dengan corak favorit mereka, pada akhirnya akan banyak warna dan corak dari potongan-potongan kain tersebut. Dan mereka berkata pada potongan kain putih TERSISA, “Kamu adalah salah satu Warna dan Corak seperti Kami!.” Padahal Putih adalah warna asalnya, belum dirubah-rubah.”