Kumpulan SMS Tausiah Jilid 2
29 Sep 2010 Leave a Comment
in Serius
1. Sesungguhnya bara itu panas. Jika engkau tak lagi merasakan panasnya, maka periksalah, siapa tahu bara itu sudah lepas.
2. “… boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Alloh Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. 2:216) “Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, ‘kami telah beriman,’ dan mereka tidak diuji? Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Alloh pasti Mengetahui orang-orang yang benar dan pasti Mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. 29:2-3)
3. “Dan tiadalah yang menelungkupkan wajah/batang hidung manusia ke dalam api neraka, melainkan karena ulah lidahnya.” (HR. At-Tirmidzi, Shahih)
4. “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Alloh.” (HR. Tirmidzi: 1633)
5. Barangsiapa yang ingin diluaskan rizkinya & dipanjangkan umurnya maka hendaknya ia menyambung talisilaturahim. (HR. Bukhori 7/72, Muslim 2557)
6. “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya; ketika dua malaikat mencatat amal perbuatannya, yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” [QS. Qaaf : 16-18]
7. “Andaikata dunia itu memiliki nilai sebanding dengan satu sayap nyamuk di hadapan Alloh niscaya Dia tidak akan memberi minum orang kafir walau seteguk air pun.” (HR. At-Tirmidzi)
8. Ketika engkau memohon surga kepada Alloh, sertakanlah namaku bersamamu dalam doamu karena aku ingin berdampingan denganmu di surga. Ingatlah bahwa kunci kebahagiaan adalah sholat dan sujud di hadapan Allah. Semoga Alloh menjadikanmu sebagai golongan orang-orang yg berbahagia. Semoga Alloh melindungimu dan keluargamu semuanya dari segala bala bencana.
9. Setiap pemenang penuh bekas-bekas luka, karena hidup adalah perjuangan. Selalu saja ada rintangan yang menghadang. Tapi ketahuilah, setiap penyakit pasti ada obatnya. Maka begitupun dengan masalah, pasti ada jalan keluarnya!
10. Sesungguhnya adzab yang paling ringan yang diterima oleh penghuni neraka pada hari kiamat kelak adalah seseorang yang diujung kedua kakinya diletakkan dua bara api, yang karena keduanya itu otaknya mendidih, seperti mendidihnya dandang. Diriwayatkan oleh al-Bukhari (IX/417-Fathul Baari)
11. Dua orang narapidana mengintip dari balik terali besi. Yang satu melihat lumpur, yang lain melihat bintang. Ketahuilah, tindakan utama yang harus kita kerjakan bukanlah melihat apa yang terletak samar-samar di kejauhan sana, melainkan melaksanakan apa yang kelihatan dengan jelas di depan mata.
12. Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! (QS. Yasin:77). Wahai jiwa, ingatlah kepada siapa engkau akan kembali! Wahai hati, ingatlah semua amalan akan diganjar tergantung niatmu.. Janganlah jadi penantang yang nyata terhadap siapa yang telah memberimu kesempatan hidup dengan segala nikmat-nikmat yang takkan sanggup kau tuliskan..
13. Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Robb-nya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal (nya). (QS. 79: 40-41)
14. Ya Alloh, Yang Maha Hidup, jika Engkau mencabut nyawaku, aku memohon ketika aku dalam keadaan terbaik, tak tertunda maaf dari manusia, dan tidak terikat hutang serta janji yang tidak tertunaikan.. Ya Alloh ya Ghofur, maafkanlah aku dan mudahkanlah orang-orang yang tersakiti memaafkan aku.. Jangan biarkan jiwa ini tidak tenang dengan rasa bersalah pada-Mu dan manusia, hingga terhalangnya aku dr berbagai kebaikan.. Amiin..
15. Sesungguhnya engkau adalah kumpulan hari. Jika satu hari berlalu, maka sebagian dirimu juga akan hilang. Bahkan hampir-hampir sebagian harimu berlalu, lalu hilanglah seluruh dirimu (baca: mati) sedangkan engkau mengetahuinya. Oleh karena itu, beramallah. (Shifatush Shofwah, 1/405, Asy Syamilah)
16. Keuntungan paling besar di dunia adalah dirimu sibuk setiap waktu dengan perkara yang utama dan bermanfaat baginya untuk hari akhiratnya. (Al-Fawaaid)
17. Dari Ibnu Umar ia berkata: “Rosululloh memegang pundakku lalu berkata: ‘Jadilah di dunia bagai orang asing atau pengembara.’” Dan Ibnu Umar berkata: “Bila engkau berada di waktu sore maka janganlah menunggu datangnya pagi, jika engkau di waktu pagi janganlah menunggu datangnya sore, gunakanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, dan waktu hidupmu sebelum datang waktu kematianmu.” (HR. Bukhori)
18. “Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Alloh, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian).” (HR. Bukhari no. 6367 dan Muslim no. 2706)
19. Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada Alloh, sungguh Alloh akan memberikan kalian rizki sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.” (HR. Ahmad)
20. Nabi Yusuf berkata: “…itu adalah bagian dari karunia Alloh kepada kami dan kepada umat manusia (semuanya), tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” (QS. Yusuf:38) Qotadah berkata: “Orang mukmin hendaknya mensyukuri karunia Alloh yang diterimanya dan juga karunia Alloh yang diterima orang lain.” (Ad durrul mantsur, 8/255)
21. Ibnul Qoyyim mengatakan, ‘Rasa takut yang terpuji lagi benar adalah yang menjadi penghalang antara pelakunya dengan hal-hal yang diharamkan oleh Alloh. Dan jika melebihi hal itu, maka dikhawatirkan akan muncul sikap putus asa darinya.’
22. Berjalanlah di mana Rosululloh dan para sahabatnya berjalan, serta berhentilah di mana mereka berhenti. Karena sungguh mereka berjalan dan berhenti dengan ilmu, bukan dengan hawa nafsu. Ketahuilah bahwa sunnah itu tidak hanya dalam mengerjakan, tapi juga dalam meninggalkan.
23. Bagaimana mungkin engkau bisa bersabar menahan rasa sakitnya adzab Alloh di neraka, sementara engkau tidak pernah bisa bersabar untuk menghadapi rasa sakit yang paling ringan pun di dunia ini?
24. Jika kau bisu dari menasihati manusia, maka janganlah kau berfasih-fasih mencelanya.
25. Bertawakal lah pada Alloh. “Hendaklah engkau tahu bahwa sesuatu yang ditakdirkan akan menimpamu, tidak mungkin luput darimu. Dan segala sesuatu yang ditakdirkan luput darimu, pasti tidak akan menimpamu.” HR. Ahmad 5/185
26. “Sesungguhnya kehidupan ini hanyalah kesenangan yang sementara dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Al Mu’min: 39)
27. Terapi al isyq, “Bila tidak terbuka jalan bagi pecinta untuk mendapatkan kekasih yang dicintainya secara syariat, sedang ia merupakan penyakit yang sudah kronis, maka terapinya adalah menumbuhkan sikap putus asa darinya dan tidak menginginkannya lagi. Karena jiwa, bila telah putus asa dari sesuatu, akan terbebas darinya.”
28. Demikianlah jiwa… Jika tidak diisi dengan ketaatan maka dia akan diisi oleh kemaksiatan atau perbuatan yg sia-sia… Sungguh ada dua nikmat… Kesehatan dan waktu luang..
29. Sakit dalam perjuangan itu hanya sementara. Bisa jadi anda rasakan dalam semenit, sejam, sehari, atau setahun. Namun jika menyerah, rasa sakit itu akan terasa selamanya.
30. Jika iblis memberikan was-was kepadamu bahwa engkau lebih mulia dari muslim lainnya, maka perhatikanlah. Jika ada orang lain yang lebih tua darimu, maka seharusnya engkau katakan “Orang tersebut telah lebih dahulu beriman dan beramal sholih dariku, maka ia lebih baik dariku.” Jika ada orang lainnya yang lebih muda darimu, maka seharusnya engkau katakan “Aku telah lebih dulu bermaksiat dan berlumuran dosa serta lebih pantas mendapatkan siksa dibanding dirinya, maka ia sebenarnya lebih baik dariku.” (Hilyatul Auliya’)