Tobat dan Istighfar
29 Sep 2010 Leave a Comment
in Serius
Ini catetan kajian Ustadz Yazid spesial Romadhon 1431 H di Masjid Imam Ahmad bin Hanbal, cuma sebagian kecil yang tercatat, tapi semoga yang sedikit ini bermanfaat…
15 Agustus 2010
1. Ayat-ayat terkait dengan istighfar, di antaranya:
-Muhammad 19
-An Nisa 106
-An Anfal 33, Alloh menjadikan dua sebab tertahannya adzab, yaitu keberadaan Rosululloh di tengah-tengah umat dan istighfar. Rosul sudah tidak ada, jadi tinggal ada cara kedua.
-Ali Imron 135
-dll
2. Tidak ada dosa besar jika diiringi istighfar dan tidak ada dosa kecil jika dilakukan terus menerus.
3. Syarah sayyidul istighfar (induk istighfar):
Allohumma anta Robbi
Yaitu pengakuan seorang hamba bahwa Alloh adalah Robbnya, dan ini adalah tauhid Rububiyah.
La ilaha illa anta
Yaitu pengakuan tidak ada sesembahan yg berhak disembah dengan benar selain Alloh, dan ini adalah tauhid Uluhiyah.
Kholaqtani wa ana ‘abduka
Yaitu pengakuan bahwa Alloh lah pencipta kita, serta penghinaan dan merendahkan diri kita di hadpan Alloh. Ini adalah pengakuan tauhid Rububiyah diikuti dengan tauhid Uluhiyah.
Wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu
Yaitu pengakuan perjanjian hamba kepada Alloh (Merujuk pada dalil bahwa Alloh telah mengambil perjanjian tauhid dari setiap hamba agar tidak ada alasan bagi mereka di hari akhirat kelak), serta bahwa Alloh tidak membebankan seorang hamba kecuali sesuai kemampuannya, yaitu pada beban syariat, bukan beban tauhid, karna beban tauhid tidak mengenal istilah mampu atau tidak.
A’udzubika min syarrima shona’tu
Yaitu berlindung kepada Alloh dari keburukan perbuatan kita. Ini karena setiap perbuatan dosa akan berakibat buruk.
Abu-u-laka bi ni’matika ‘alayya
Yaitu pengakuan nikmat yang diberikan Alloh kepada kita.
Abu-u-bidzambi
Yaitu pengakuan dosa oleh seorang hamba.
Faghfirli
Yaitu permohonn ampun kepada Alloh. Liat Ali Imron 135.
Fa innahu la yaghfirudzdzunuba illa anta
Yaitu pengakuan bahwa hanya Alloh yang bisa mengampuni dosa.
4. Sayyidul istighfar ini dibaca pada waktu pagi dan petang. Barangsiapa yang membaca di pagi lalu meninggal sebelum petang serta dia yakin degan kandungannya maka dia termasuk ahli surga, begitu pula bila dibaca petang dan meninggal sebelum pagi.
5. Ibadah dibangun di atas dua dasar, yaitu kecintaan dan penghinaan diri kepada Alloh. Dan ini timbul dari dua hal, melihat berbagai nikmat yang menimbulkan kecintaan dan melihat berbagai dosa yang menimbulkan penghinaan diri.
5. Fawaid:
-Wajibnya kita meyakini dan menyatakan Rububiyyah Alloh.
-Wajib beribadah hanya kepada Alloh.
-Seorang hamba mengakui kepada Robbnya tentang kehinaannya.
-Pengakuan hamba bahwa dia konsekuen dengan perjanjian Alloh yang telah Dia ambil dari dirinya, lihat Al A’rof 172.
-Melaksanakan janji sesuai kemampuan, yaitu dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan. Adapun janji tauhid tidak tergantung kemampuan karena ini mutlak.
-Pengakuan seorang hamba atas nikmat Alloh dalam bentuk syukur dan ibadah.
-Pengakuan hamba atas dosa-dosanya.
-Pengakuan hamba tentang kelemahan dan kelalaian dirinya.
-Hanya Alloh yang mengampuni dosa.
-Seorang hamba wajib berlindung kepada Alloh dari keburukan apa yang ia lakukan.
-Keutamaan sayyidul istighfar.
Allohumma anta Robbi, La ilaha illa anta, Kholaqtani wa ana ‘abduka, Wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, A’udzubika min syarrima shona’tu, Abu-u-laka bi ni’matika ‘alayya, Abu-u-bidzambi, Faghfirli, Fa innahu la yaghfirudzdzunuba illa anta
22 Agustus 2010
1. Rosul istighfar lebih dari 70 kali setiap hari meskipun dosa-dosanya telah diampuni, ini sebagai contoh bagi umatnya agar senantiasa minta ampun kepada Alloh.
2. Istighfar itu mendatangkan rizki, lihat Hud 52.
3. Alangkah baiknya seorang hamba yang mendapati banyak istighfar dalam catatan amalnya.
4. Ada banyak lafadz-lafadz istigfar.
5. Nabi menganjurkan para wanita untuk memperbanyak istighfar karena beliau melihat banyak wanita jadi penghuni neraka.
6. Sebuah hadits, kira-kira seperti ini (tidak tercatat sempurna): ["Orang-orang fasik penghuni neraka." Ada yg bertanya "Siapa orang yang fasik itu ya Rosululloh?" Rosul menjawab "Para wanita." Ada yang bertnya lagi "Bukankah mereka adalah ibu-ibu kita, saudari-saudari kita, dan istri-istri kita?" Dijawab "Iya, tapi mereka…(ga kecatet, mungkin “durhaka pada suami & suka melaknat)”, Wallohu a’lam]
7. Fawaid hadits-hadits:
-Dianjurkan wanita banyak sedekah dan berbuat baik
-Dianjurkan wanita banyak istighfar
-Kebajikan menghapuskan kesalahan
-Haram wanita kufur pada suami dan mengingkari kebaikan suami. [Alloh tidak melihat kepada wanita yang tidak bersyukur pada suami dan banyak menuntut. (HR. An Nasa'i)]
-Haramnya melaknat (tanpa ada alasan yang benar, ed)
-Boleh memutlakkan kalimat kufur atas sebagian dosa, tapi ini adalah kufur kecil
-Hadits-hadits ini menunjukkan bahwa Rosul sangat perhatian pada wanita
-Disunnahkan bagi imam atau yg punya kekuasaan untuk memperhatikan dan melarang rakyatnya dari berbuat dosa dan maksiat serta menganjurkan untuk mengerjakan kebaikan
-Bertanya pada persoalan yang tidak diketahui
-Para wanita kurang hafalan, akal, serta agamanya
-Akal, agama, dan iman bisa bertambah dan berkurang
-Wanita itu sangat perasa, maka bergaullah dengan mereka dengan cara yang baik
8. Ayat-ayat yang berkaitan dengan tobat dan istighfar:
-Al Furqon 63-71
-Al Maidah 74
-Ali Imron 135, Istighfar itu meninggalkan dosa yang lalu, tobat itu berusaha keras untuk tidak melakukan dosa lagi
-Ali Imron 69
-Hud 1-3
-dll
9. Perkataan Ibnu Qoyyim dll, kurang lebih gini (nyatetberantakan.com):
Kemarilah, kita mendekat kepada Alloh, ke tempat keselamatan yang tidak ada cape dan lelah, bahkan lewat jalan yang paling cepat dan mudah.
Engkau berada di antara dua waktu, yang sekarang antara yang lalu dan yang akan datang. Waktu yang lalu, dari dosa dan maksiat, maka perbaiki dengan penyesalan, istighfar, dan tobat kepada Alloh. Dan yang demikian tidaklah sulit karena hanyalah amalan hati, hanya saja butuh kemauan yang keras. Dan janganlah keburukan masa lalu menahan dirimu dari berbuat kebaikan di masa ini.
Dan anggota badanmu ini tidak letih dari istighfar dan tobat, tetapi yang penting adalah umurmu! Umurmu yang skarang, jika kau sia-siakan maka kau akan rugi. Namun jika kau gunakan untuk memperbaiki dua waktumu maka engkau akan bahagia. Dan inilah mengapa Alloh mensyariatkan perbaikan dalam tobat.
Dan memperbaiki itu di waktu sekarang. Engkau menjaga waktu yang sekarang itu lebih berat daripada memperbaiki yg dulu.
HARIMU ADALAH HARI INI!!
YANG LALU TINGGALLAH KENANGAN
DAN YANG AKAN DATANG ADALAH GHOIB
Menyia-nyiakan waktu lebih dahsyat daripada kematian. Kematian hanya memutuskan dirimu dengan dunia sedangkan menyia-nyiakan waktu memutusmu dari Alloh.
Maka sibukkanllah dirimu dengan hal-hal yang bermanfaat! Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan!!
-selesai dan banyak yg ga kecatet, dan inipun ditulis dengan apa yg aku pahami, wallohu a’lam-