Kumpulan SMS Tausiah Jilid 4

1. Ali bin Abi Thalib mengatakan, “Duhai orang-orang yang memiliki ilmu, amalkanlah ilmu kalian. Orang yang berilmu secara hakiki hanyalah orang yang mengamalkan ilmu yang dia miliki sehingga amalnya selaras dengan ilmunya. Suatu saat nanti akan muncul banyak orang yang memiliki ilmu namun ilmu tersebut tidaklah melebihi kerongkongannya sampai-sampai ada seorang yang marah terhadap muridnya karena ngaji kepada guru yang lain.” Al Adab Asy Syar’iyyah, 2/53

2. Sesungguhnya ilmu itu dicari seiring dengan perjalanan siang dan malam. Barangsiapa yang ingin mendapatkan segudang ilmu secara tiba-tiba, niscaya ilmu yang diperolehnya akan cepat hilang. (Imam Az-Zuhri)

3. Dari Abu Dzar Rodhiyallohu’anhu berkata: “Sahabatku Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam menasihatiku dengan empat perkataan yang sangat aku sukai. Beliaupun bersabda: ‘Wahai Abu Dzar! Kemudikanlah perahumu, sesungguhnya laut itu sangat dalam. Perbanyaklah perbekalan, sesungguhnya perjalanan itu masih panjang. Ringankanlah beban di atas pundakmu, sesungguhnya jalan di perbukitan sangat memberatkan. Dan ikhlaslah engkau dalam bekerja, sesungguhnya orang yang mengkritik senantiasa mengawasi.’”

4. Ibnul Mubarok mengatakan, “Aku memang menyukai orang-orang sholih, namun aku sendiri bukanlah orang yang sholih.” Jika ulama berkata demikian, lantas apa yang harus kita katakan?

5. Pernikahan merupakan bukti kekuasaan Alloh Yang Maha Mulia. Yang akan menimbulkn Al Athifan (Jalinan Perasaan). Pernikahan akan menyikapi tabir rahasia bahwa istri yang dinikahi tidak seindah yang dibayangkan. Istrimu bukanlah semulia Khodijah, setakwa ‘Aisyah, setabah Halimah, secantik Zulaikha. Istrimu adalah istri akhir zaman yang menjadi sandaran di kala senang, petunjuk di kala susah dan yang akan melahirkan keturunan yang sholih. Pernikahan menyadarkan kita bahwa suami kita tak sehebat yang diharapkan. Suamimu bukanlah searif Abu Bakar Ash Shidiq, seberani ‘Umar bin Khaththab, sekaya ‘Utsman bin ‘Affan, segagah ‘Ali bin Abi Tholib. Suamimu adalah suami akhir zaman yang akan membimbing ke jalan Alloh. Senantiasa berikhtiar & memberi syafaat.

6. “…maka wanita-wanita sholihah adalah mereka yang taat (kepada Alloh) & menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Alloh telah menjaga (mereka)…” (QS. An Nisaa:34).

7. “…Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (patut) diutamakan.” (QS.Ali ‘Imron:186) Jikalau kita sabar dalam memegang teguh agama, tidak melanggar larangan-larangan Alloh, dan bertakwa kepada Nya, niscaya masa depan yang indah akan menjadi milik kita.

8. Iblis, Namrudz, Fir’aun, Hamman, Qorun, Dajjal, Abu Lahab, dst.. Jagalah diri kita dari masuk ke dalam daftar di atas!

9. Bagaimana mungkin seseorang tidak tawadhu’ padahal ia diciptakan dari setetes mani yang hina dan akhir hidupnya ia akan kembali menjadi bangkai yang menjijikan serta kehidupannya di dunia ia membawa kotoran.

10. Jika iman itu manis, mengapa dunia dijadikan bagai neraka bagi seorang yang beriman? Jawabnya, pada awalnya ujian dunia ini terasa bagai neraka bagi seorang muslim, hingga bila ia bersabar maka Alloh akan memberikan rasa manis terhadap iman sesuai kadar kesabaran dan perjuangannya. Oleh karena itu dikatakan, Alloh akan memberikan kesabaran bagi orang-orang yang benar-benar berusaha untuk sabar.

11. Hendaklah kalian berpegang pada lima hal dan kerjakanlah, maka kalian akan beruntung.. Pertama, sembahlah Alloh sesuai dengan kebutuhanmu kepada-Nya. Kedua, ambillah dunia sekedar memenuhi kebutuhan hidupmu. Ketiga, perbuatlah dosa sesuai kesanggupanmu menanggung siksa-Nya. Keempat, berbekallah di dunia sebanyak kebutuhanmu di dalam kubur. Kelima, beramallah untuk mendapatkan surga sesuai dengan kedudukan yang kalian inginkan. (Iman Syaqiq Al Balkhi)

12. Faidah terkecil yang seharusnya dimiliki setiap penuntut ilmu adalah mengetahui bahwa dunia itu hina. Maka malulah engkau jika mengaku dirimu adalah penuntut ilmu padahal dunia begitu agung bertengger di hatimu!!!

13. Al Hasan Bashri mengatakan, “Nilailah orang dengan amal perbuatannya, jangan dengan ucapannya. Sesungguhnya semua ucapan itu pasti ada buktinya, berupa amal yang membenarkan ucapan tersebut atau mendustakannya. Jika engkau mendengar ucapan yang bagus maka jangan tergesa-gesa menilai orang yang mengucapkannya sebagai orang yang bagus. Jika ternyata ucapannya itu sejalan dengan perbuatannya itulah sebaik-baik manusia.”

14. Hasan Al Basri Rohimahulloh pernah berkata, “Tidak ada orang yang merasa aman dari penyakit kemunafikan kecuali orang itu munafik, dan tidak ada orang yang takut akan penyakit tersebut kecuali orang yang beriman.”

15. Berkata Imam Syafi’i, “Tidak ada satupun masalah baru yang menimpa seorang yang memiliki pengetahuan agama kecuali dalam Al Qur’an telah ada jawaban dan petunjuknya.”

16. Jika kita ingin melihat jauh ke depan, itu tentu bila kita tengah berdiri di atas tempat yang tinggi, yaitu tumpukan ilmu. Maka, dakilah tempat itu!

17. Hidup adalah BELAJAR……. Belajar bersyukur meski tak cukup, Belajar ikhlas meski tak rela, Belajar taat meski berat, Belajar memahami meski tak sehati, Belajar sabar meski terbebani, Belajar setia meski tergoda, Belajar memberi meski tak seberapa, Belajar mengasihi meski disakiti, Baelajar tenang meski gelisah, Belajar percaya meski susah, Belajar iltizam dg sunnah meski seberat memegang bara api, Belajar & terus belajar. Selamat belajar…!

18. Jangan pernah bangga menjadi seorang lelaki jika kakimu tak pernah menginjak tanah rantau, karena kau tidak bisa ingkar dari darah yang mengguyur seluruh tubuhmu, darah Minang!

19. Rosululloh bersabda, Alloh mendatangiku -dalam mimpi- kemudian berfirman, Hai Muhammad, ucapkanlah, Ya Alloh, sesungguhnya aku memohon cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu dan amal yang menghantarkan aku untuk mencintai-Mu.(HR Tirmidzi, Shahih Sunan Tirmidzi no 2582)

20. Di jaman sekarang ini, masih ada penghapal al Qura’n, dia hafidzh dan senantiasa menjaga hapalannya, lidahnya basah hanya dengan ayat Al Qur’an.. Subhanalloh.. Di manakah posisi kita wahai pemuda?

21. Saya melihat banyak manusia mengeluh tentang waktu. Padahal tidak ada kesalahan pada waktu selain kita sendiri. Kita mencela waktu padahal yang salah adalah diri kita sendiri. Seandainya saja waktu bisa bicara tentu akan marah kepada kita. (Manaqib Imam Syafi’i oleh Al Aburri)

22. Jantungku masih berdetak, Darahku mengalir deras, Kakikupun gesit bergerak, Setiap waktu kuhela nafas, Namun dibenak terlintas, Kapan berkafan berkapas, Melepas dunia, barzakh menjemput, Setelah ruh tercabut, Tidak layak rasanya ditelan bumi, Enggan pula dibakar api, Namun harap selangit tinggi, Mohon ampunan Sang Ilahi, Duhai indahnya ayat ini, “Dan sesungguhnya Robbmu benar-benar memiliki ampunan bagi manusia sekalipun mereka zholim.” (QS. Ar-Ra’du: 6)

23. Seandainya semua keinginan kita dapat diwujudkan dengan mudah, alangkah hampanya hidup ini. Hanya saja di sana perlu usaha.

24. Waktu adalah harta termahal bagi orang yang arif dan bijak. Ia laksana jantung dalam tubuh atau laksana cahaya dalam kegelapan. Namun waktu adalah misteri. Ia akan berakhir dengan tercabutnya ruh dari raga, sehingga jadilah ringkih lagi tak berdaya. Duhai betapa banyak insan yang bertubuh kekar, berharta lagi bertahta tertimbun tanah karena berakhir waktu dunianya. Karenanyalah Alloh bersumpah dengan waktu, “Demi masa. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal kebaikan, dan orang-orang yang saling menasehati dalam kebenaran dan menasehati pula dalam kesabaran.” (QS. Al Ashr:1-3)

25. Penyakit yang sering menyelimuti pemuda pemudi yang sebenarnya di hati mereka telah bergemuruh untuk menikah adalah KERAGUAN. Karena penyakit ini, nyali mereka sering maju-mundur, ya-tidak, untuk melesat menuju pelaminan yang indah. Berbagai alasan dikemas indah seolah positif padahal fiktif. Semoga antum sekalian segera terbebas dari keragu-raguan itu.

26. Aku akan terus bersabar, hingga sabar tak berdaya melawanku. Aku akan terus bersabar, hingga Alloh mengizinkan urusanku. Aku akan terus bersabar, hingga Alloh melihatku bahwa aku adalah orang yang sabar. Insya Alloh

27. Engkau tidak akan mampu membayangkan kenikmatan Surga, tapi renungkanlah hadits ini. Dari Ibnu ‘Abbas Rodhiallohu’anhuma, ia menceritakan, Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku melihat Surga, kemudian aku berusaha untuk mengambil buah anggur, seandainya aku berhasil mengambilnya, niscaya kalian akan dapat memakannya selama dunia masih ada.” (Muttafaqun ‘alaih)

28. Penduduk surga dibanding penduduk neraka seperti perbandingan rambut putih pada sapi yang berwarna hitam, sangat sedikit.

29. Diriwayatkan bahwa Umar bin Abdul Aziz berkata, “Jauhilah olehmu berkholwat (bersepi berduaan) dengan seorang wanita yang tidak ada mahromnya, meski hatimu berkata padamu agar engkau mengajarinya Al Qur’an.

30. Sesungguhnya setiap kesulitan yang engkau rasakan hanyalah satu dari dua kemungkinan, ujian atau hukuman. Dan engkaulah yang lebih tau tentang keadaan dirimu. Jika dia ujian, maka bersabarlah karena itu akan meningkatkan derajatmu di sisi Alloh. Adapun jika itu hukuman, maka bersyukurlah karena hal itu berarti Alloh masih mau menegurmu. Koreksilah dirimu, mungkin ada kesalahan yang masih engkau lakukan, maka hentikanlah. Koreksilh dirimu, mungkin ada kesalahan yang pernah engkau lakukan, maka bertobatlah atasnya. Koreksilah dirimu, bahkan mungkin ada kesalahan yang engkau rencanakan, maka batalkanlah. Lagi, koreksilh dirimu, mungkin dirimu telah bersalah ke orang lain, maka minta maaf lah. Maka maafkan lah aku meski engkau tak butuh permintaan maaf dariku. Dan kebaikan kata-kata tidaklah menunjukkan baiknya orang yang mengucapkannya, karena hidup lebih butuh pada tindakan-tindakan bijak daripada sekedar kata-kata bijak.

2 Comments (+add yours?)

  1. Qie
    Feb 10, 2011 @ 07:07:04

    izin repost ke temen2ya..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog yang laen:

kaptenbombay.wordpress.com salafyipb.wordpress.com waroengbombay.wordpress.com

Renungkan!!!

Wahai ikhwan abal-abal yang hobinya tebar-tebar pesona!! Apalah gunanya engkau dikenal oleh banyak akhwat di dunia bila tak satu pun bidadari surga yang sudi bahkan untuk sekedar melihat wajahmu?!

Maaf…

Pesan ini ditujukan kepada siapapun yang pernah berinteraksi dengan saya. Jika saya ada salah dalam bentuk apapun, maaf ya.. Dan jika ada praduga dan prasangka di hati anda, tak perlu sungkan untuk mengklarifikasikannya ke saya, ke didi_palaz@yahoo.com. Demikian juga bila ada kritik, saran, atau yang lainnya...
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.