Pegawai bermental anjing
22 May 2012 Leave a Comment
in Nyantai
Sebelumnya, maaf bila judulnya agak kasar, bahkan mungkin sangat kasar, tapi masalahnya memang beginilah kenyataannya..
Dikabarkan kepadaku bahwa salah satu cara melatih anjing adalah dengan memberikan perintah yang diikuti dengan hadiah atau hukuman. Bila si anjing benar melakukan perintah, maka diberi hadiah, biasanya makanan, dan bila salah, maka diberi hukuman. Kalo ga percaya, liat aja di film Scooby Doo.
Sementara itu, di beberapa titik di permukaan dunia ini, terdapat beberapa (jika enggan dibilang banyak) oknum yang mengadopsi mental ini. Mereka enggan bekerja bila tidak diberi “hadiah”, bahkan pada kerjaan yang memang seharusnya adalah pekerjaan mereka, yang mereka sudah dibayar untuknya. Tapiiii, tetap saja, kalo ga dikasih “uang pelicin” maka pekerjaan itu tak akan pernah dikerjakan. Inilah pegawai-pegawai bermental anjing!!!
Siapa yang salah? Pegawai itukah? Atau yang melatihnya? Atau sistemnya? Carilah jawabannya, adapun aku enggan mencarinya. Cukuplah bagiku untuk berusaha tidak menjadi bagian dari mereka, dan berusaha tidak menjadi bagian dari orang-orang yang melatih mereka..
Taksaka malam
22 Apr 2012 8 Comments
in Nyantai
Selasa, 17 April 2012..
Karena keperluan dinas, kami satu subdit berangkat menuju Yogyakarta menggunakan Kereta Api Taksaka II, yang berangkat dari Stasiun Gambir pukul 20.45. Ini pengalamanku pertama kali naik kereta api tut tut tut, siapa hendak turut.. (loh?), maksudnya pertama kali naek kereta api lokomotif, biasanya mah naek KRL Jabodetabek. Tidak ada yang aneh, biasa saja, ga jauh beda dengan KRL, jadi ga terlalu menjadi pengalaman istimewa, sampai..
Sekitar pukul 23.30, penumpang sebelah mulai gelisah, sang istri seperti merasakan sesuatu, dan sang suami berusaha menenangkan. Datang pula pak Polisi, terjadi dialog, intinya minta menghentikan KA di stasiun terdekat, mau ke rumah sakit, o ow, sang ibu ternyata mau melahirkan.. More
Resah
22 Mar 2012 Leave a Comment
in Serius
Kemarilah, kita mendekat kepada Allah
Ke tempat keselamatan yang di dalamnya tak ada lelah
Bahkan melalui jalan yang paling cepat dan mudah
Yaitu dengan menjaga waktumu
Karena sungguh, engkau berada di antara dua waktu
Yang sekarang, antara yang akan datang dan yang telah berlalu
Adapun waktu yang lalu, dari dosa dan maksiat
Maka perbaikilah dengan istighfar dan tobat
Dan yang demikian tidaklah sulit
Hanya saja butuh pada kemauan yang tidak sedikit More
Sebuah nasihat…
08 Feb 2012 Leave a Comment
in Nyantai
Engkau tahu ada yang salah
Engkau tahu ada yang harus diperbaiki
Engkau tahu ada yang sudah berubah
Dan engkau pun tahu ada yang harus kembali dirubah
Tapi..
Ya, tapi..
Tapi dan tapi..
Kata tapi yang selalu didahulukan..
Entahlah..
Jujur, aku lelah..
Seringkali argumenku kau tolak mentah-mentah..
Namun, tetap kuingatkan padamu sebuah kaidah,
Sungguh, hatiku gundah!!!
Malam 8 Februari 2012
Pandanaran, Semarang
Untukmu yang masih lajang
13 Jan 2012 Leave a Comment
in Serius
Dahulu, saat aku masih kuliah, saat aku masih lajang, saat aku masih memiliki banyak waktu luang, yang dapat digunakan untuk belajar agama untuk bekal kehidupan di masa depan, ada yang membisikkan pikiran ini kepadaku,
“Sudah, belajarnya agamanya nanti saja, kalo sudah nikah, sekarang kan masih kuliah, maka kuliah aja yang bener, cepet lulus, cepet kerja, cepet nikah deh, baru belajar. Sekarang mah manfaatkan waktu buat ilmu dunia dulu, sekalian ngembangin jaringan buat karier nanti, ikut organisasi ini oragnisasi itu…”
Dan sekarang, dengan yakin aku katakan, “ITU ADALAH BISIKAN SYAITON!!!” More
Bid’ah hasanah [?]
16 Dec 2011 Leave a Comment
in Serius
Bismillahirrohmanirrohim
Sebagai komsekuensi dari kalimat “Seharusnya dalam sebuah perdebatan, pihak penentang melakukan bantahan terhadap dalil-dalil yang diajukan oleh pihak lawan, sebagaimana diterangkan dalam ilmu Ushul Fiqih. Apabila pihak penentang tidak mampu mematahkan dalil-dalil pihak lawan, maka argumentasi pihak tersebut harus diakui benar dan shohih”, maka saya akan menulis argumen-argumen saya berikut ini, untuk membantah para pendukung bid’ah hasanah.
Sebagai pembuka, mari kita mengingat empat istilah berikut ini, yaitu sunnah dan bid’ah, secara bahasa dan istilah.
Sunnah secara bahasa diartikan dengan perilaku dan perbuatan, baik perbuatan yang diridhai atau pun tidak. Sedangkan menurut istilah, sunnah adalah segala sesuatu yang datang dari Nabi Sholallohu ‘alaihi wa sallam, baik berupa ucapan, perbuatan, maupun pengakuan.
Adapun bid’ah secara bahasa artinya sesuatu yang baru yang tidak ada contoh sebelumnya. Sedangkan secara istilah, bid’ah maknanya sesuatu yang baru di dalam agama yang tidak pernah disyariatkan oleh Alloh dan Rosul-Nya atau suatu cara yang diadakan (dibuat-buat) oleh orang di dalam agama Islam yang menyerupai syari’at untuk tujuan beribadah kepada Alloh.
Kemudian, kita ulang kembali hadits mengenai kesesatan bid’ah, hadits yang seringkali diucapkan di awal-awal khutbah.. More
Kasih ibu..
24 Oct 2011 Leave a Comment
in Nyantai
Alkisah, di sebuah tempat di suatu waktu, hiduplah seorang ibu yang begitu mendambakan memiliki anak wanita. Ketika kelahiran anak pertama ternyata yang diperoleh adalah anak pria, dan dia pun menerimanya sambil tetap berharap dengan harapan yang begitu besar agar anak keduanya adalah wanita. Namun, takdir Alloh adalah sebaik-baik takdir, ternyata lagi-lagi anak pria yang ia terima untuk kedua kalinya.
Akhirnya ia memutuskan untuk tidak menambah anak lagi dan merasa cukup walaupun tidak memiliki anak wanita. Namun, keinginannya untuk memiliki anak wanita tetap saja timbul kembali, ditambah masukan dan dorongan dari orang-orang disekitarnya membuatnya merubah keputusannya, ia mau hamil lagi, dengan harapan yang tentunya jauh lebih besar lagi untuk mendapatkan anak wanita di urutan ketiga ini. More
Beruntung?
18 Sep 2011 Leave a Comment
in Nyantai
Akhir-akhir ini kami sering mendengar, “Wah, beruntung sekali ya kamu..”, “Wah, beruntung sekali ya kalian..“, “Wah, beruntung sekali ya mereka..“, atau yang semisalnya. Pertanyaannya, benarkah beruntung?
Wallohu a’lam, karena sesungguhnya yang demikian itu adalah hal ghoib yang kita sesunggunya tidak bisa menerkanya, hanya saja kami berharap ucapan-ucapan itu menjadi doa kebaikan bagi kami..
Karena sesungguhnya aku teringat dengan ucapan seorang ulama terdahulu yang mengatakan kira-kira seperti ini..
“Jika seandainya dosa itu memiliki bau, niscaya tidak akan ada orang yang sudi dekat-dekat denganku..”
atau..
“Jika mereka mengetahui dosa-dosaku, niscaya mereka akan tumpahkan debu di atas kepalaku..”
Maka.. More